Kahijinews – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung memastikan peningkatan penerangan jalan umum (PJU) menjadi salah satu prioritas untuk menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat, khususnya di kawasan yang selama ini minim pencahayaan dan dinilai rawan tindak kriminal.
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengatakan proses pengadaan serta pemasangan PJU sedang dipersiapkan dan akan direalisasikan secara bertahap mulai triwulan III hingga triwulan IV 2026. Menurutnya, perbaikan penerangan jalan tidak hanya bertujuan membuat ruas jalan lebih terang, tetapi juga menekan potensi terjadinya aksi kriminalitas.
Farhan menjelaskan, percepatan program tersebut membutuhkan koordinasi dengan pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat karena sebagian ruas jalan berada di bawah kewenangan masing-masing instansi. Sejumlah koridor seperti Jalan Soekarno-Hatta, Jalan Supratman, kawasan Pasteur hingga Gedung Sate menjadi lokasi yang tengah dikoordinasikan agar penanganannya berjalan sesuai kewenangan.
Selain ruas jalan utama, Pemkot Bandung juga akan mengevaluasi sistem penerangan di kawasan Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA). Pemerintah akan mengkaji apakah pencahayaan di area tersebut akan diintegrasikan dengan sistem PJU Kota Bandung atau tetap menggunakan sistem yang dikelola pengelola stadion.
Pemkot menargetkan sistem penerangan di sepanjang Jalan Soekarno-Hatta dapat berfungsi optimal pada triwulan IV 2026. Dengan langkah tersebut, pemerintah berharap masyarakat dan wisatawan dapat beraktivitas pada malam hari dengan lebih aman dan nyaman, sekaligus mendukung upaya aparat dalam menekan angka kriminalitas di Kota Bandung.

