Kahijinews – Pemerintah mulai mematangkan rencana penyaluran bantuan sosial (bansos) melalui Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih. Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menyampaikan bahwa skema tersebut saat ini masih berada pada tahap simulasi sekaligus pembahasan regulasi sebelum diterapkan secara luas.
Menurut Gus Ipul, pemerintah sedang mengkaji dua mekanisme penyaluran. Opsi pertama adalah menghadirkan layanan perbankan Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) di setiap Kopdes Merah Putih sehingga penerima manfaat tetap menerima bantuan melalui rekening. Opsi kedua memungkinkan penyaluran dilakukan melalui rekening koperasi, yang nantinya menjadi titik pengambilan bantuan bagi warga.
Kedua skema tersebut masih dalam tahap pendalaman dan memerlukan penyesuaian regulasi.Ia menjelaskan, model ini diharapkan mempermudah akses masyarakat terhadap bansos karena lokasi koperasi berada lebih dekat dengan tempat tinggal penerima manfaat. Selain mengambil bantuan, warga juga dapat langsung membeli kebutuhan pokok di Kopdes Merah Putih, sehingga distribusi bantuan sekaligus mendorong aktivitas ekonomi desa.
Kementerian Sosial saat ini terus berkoordinasi dengan kementerian dan lembaga terkait untuk menyempurnakan mekanisme tersebut. Pemerintah menegaskan bahwa skema yang dipilih nantinya harus mampu memastikan bantuan sosial tetap tepat sasaran, mudah diakses, dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat.
Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan juga menyampaikan bahwa pemerintah menargetkan berbagai layanan, termasuk penyaluran bansos, secara bertahap terpusat melalui Kopdes Merah Putih. Namun, implementasinya masih menunggu kesiapan infrastruktur, sumber daya manusia, serta penyelesaian regulasi yang diperlukan.

