Kahijinews – Pemerintah Kota Bandung memperkuat langkah pengamanan dengan meningkatkan patroli gabungan serta pengawasan selama 24 jam di berbagai wilayah. Upaya ini dilakukan sebagai respons terhadap meningkatnya potensi tindak kriminal, terutama di kawasan perbatasan dan titik-titik yang dinilai rawan kejahatan.
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengatakan pengamanan dilakukan melalui sinergi antara pemerintah daerah, TNI, Polri, Satpol PP, Dinas Perhubungan, aparat kewilayahan, hingga unsur masyarakat. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu menciptakan rasa aman bagi warga maupun wisatawan yang beraktivitas di Kota Bandung.
Selain mengintensifkan patroli, Pemkot Bandung juga memperkuat sistem pemantauan di sejumlah lokasi strategis. Pengawasan dilakukan secara berkelanjutan agar potensi gangguan keamanan dapat dideteksi lebih cepat dan segera ditangani oleh petugas di lapangan.
Farhan menegaskan bahwa keamanan merupakan tanggung jawab bersama. Karena itu, masyarakat diimbau untuk turut berperan aktif dengan melaporkan setiap aktivitas yang mencurigakan kepada aparat berwenang agar dapat segera ditindaklanjuti.
Melalui penguatan patroli, pengawasan tanpa henti, dan kerja sama lintas instansi, Pemkot Bandung berharap situasi keamanan dan ketertiban tetap terjaga sehingga masyarakat dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dengan lebih nyaman dan kondusif.

