Kahijinews – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menargetkan pembangunan Sekolah Rakyat (SR) Jawa Barat Tahap II yang berlokasi di Desa Sukamahi, Kecamatan Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi, selesai pada 20 Juni 2026. Fasilitas pendidikan tersebut diproyeksikan mulai digunakan pada tahun ajaran baru 2026/2027 yang dimulai pada Juli mendatang.
Direktur Jenderal Prasarana Strategis Kementerian PU, Kuswara, mengatakan proyek ini menjadi salah satu dari tiga pembangunan Sekolah Rakyat di Jawa Barat yang diprioritaskan agar siap beroperasi pada tahun ajaran baru. Ia menyebut seluruh pihak yang terlibat terus berupaya menyelesaikan pekerjaan sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
Sekolah Rakyat Kabupaten Bekasi dibangun di atas lahan seluas sekitar 5,4 hektare dengan luas bangunan mencapai 26 ribu meter persegi. Kompleks tersebut mengusung konsep boarding school yang dilengkapi ruang kelas, asrama siswa dan guru, lapangan olahraga, ruang ibadah, ruang makan, kantin, serta dapur untuk mendukung kegiatan belajar mengajar.
Berdasarkan progres per 11 Juni 2026, pembangunan telah mencapai sekitar 83,1 persen dengan nilai investasi sekitar Rp262 miliar. Saat beroperasi penuh nanti, sekolah ini mampu menampung hingga 1.080 siswa yang terdiri atas 540 siswa SD, 270 siswa SMP, dan 270 siswa SMA.
Pada tahap awal, sebanyak 270 siswa akan diterima sesuai target Kementerian Sosial.Secara nasional, Kementerian PU tengah membangun 93 Sekolah Rakyat yang melibatkan sekitar 84 ribu tenaga kerja. Khusus proyek di Kabupaten Bekasi, sekitar 900 pekerja dilibatkan dalam proses pembangunan, yang juga diharapkan memberikan dampak positif terhadap aktivitas ekonomi di daerah.

