
Foto: Diskominfo Kota Bandung)
Bandung, kahijinews.com – Lonjakan wisatawan di Kota Bandung meningkat selama libur lebaran. Hal itu berdampak pada peningkatan volume sampah di Kota Bandung. Untuk itu, Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengimbau wisatawan untuk bertanggung jawab terhadap sampah yang mereka hasilkan selama berwisata.
“Saya ingin mengingatkan kepada wisatawan, tolong bertanggung jawablah terhadap sampah Anda sendiri. Masukkan sampah ke dalam tempat sampah dan kalau bisa bawa pulang ke rumah masing-masing. Saat ini kami tidak punya cukup tenaga, waktu, dan kesempatan untuk mengurus sampah yang dibuang sembarangan,” kata Farhan, dikutip dari laman resmi jabarprov.go.id.
Farhan juga menyoroti sektor pariwisata pada tingkat hunian hotel di Kota Bandung yang mengalami penurunan dibanding sebelumnya. Maka dari itu, pemerintah memberikan perhatian serius terhadap hal tersebut, dan akan berupaya mengevaluasi kunjungan wisata karena sektor pariwisata merupakan salah satu penyumbang utama Pendapatan Asli Daerah (PAD).
“Kami akan mengevaluasi kunjungan wisata setiap minggu. Target PAD dari sektor pariwisata harus tetap tercapai, meskipun ada penurunan jumlah wisatawan yang menginap di hotel,” tutur Farhan.
“Kami siap menyambut Anda semua dengan senyuman. Jadi, jangan beri kami alasan untuk kesal karena perilaku tidak tertib selama berada di Bandung,” tutupnya.
Sementara itu, Pemda Kota Bandung mencatat keberhasilan pengurangan sampah di titik-titik Pedagang Kaki lima (PKL) hingga 50 ton dibanding tahun sebelumnya. Namun meski begitu, target pengosongan tempat pembuangan sementara (TPS) belum tercapat. Seharusnya ditargetkan 70 persen, namun realisasinya hanya sekitar 59,63 persen.
Pemda Kota Bandung juga mencatat jumlah wisatawan yang datang ke Kota Bandung. Diperkirakan selama H+1 hingga H+7 Lebaran mencapai satu juta orang, dengan rata-rata kunjungan harian mencapai 150.000 hingga 200.000 orang.