Momen penuh emosional tersaji seusai laga final Piala Dunia 2026 ketika legenda sepak bola Spanyol, Sergio Ramos, menghampiri dan memeluk Lionel Messi yang baru saja gagal membawa Argentina mempertahankan gelar juara dunia.
Dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion MetLife, Amerika Serikat, Senin (20/7), Spanyol memastikan gelar juara dunia setelah menaklukkan Argentina 1-0 melalui gol Ferran Torres pada babak perpanjangan waktu.
Usai peluit panjang dibunyikan, Ramos terlihat mendatangi Messi dan memberikan pelukan hangat sebagai bentuk penghormatan kepada kapten timnas Argentina tersebut. Aksi itu langsung menjadi perhatian publik karena keduanya pernah dikenal sebagai rival sengit saat memperkuat Real Madrid dan Barcelona di era El Clasico.
Selama bertahun-tahun, Ramos dan Messi kerap terlibat duel panas dalam berbagai pertandingan, baik di Liga Spanyol, Copa del Rey, maupun Liga Champions. Persaingan mereka menjadi salah satu ikon terbesar dalam sejarah El Clasico.
Namun, hubungan keduanya mulai berubah setelah sama-sama bergabung dengan Paris Saint-Germain pada 2021. Sejak saat itu, keduanya menunjukkan hubungan yang lebih akrab di luar lapangan. Ramos bahkan pernah memberikan pujian kepada Messi sebagai salah satu pesepak bola terbaik sepanjang sejarah.
Pelukan Ramos kepada Messi setelah final Piala Dunia 2026 dinilai banyak pihak sebagai simbol berakhirnya rivalitas panjang yang pernah mewarnai sepak bola dunia. Di tengah kekecewaan Messi usai kekalahan Argentina, Ramos memilih menunjukkan rasa hormat dan dukungan kepada mantan rivalnya tersebut.
Kekalahan dari Spanyol sekaligus mengakhiri upaya Argentina mempertahankan gelar juara dunia yang diraih pada edisi 2022. Sementara itu, kemenangan ini membawa Spanyol meraih trofi Piala Dunia kedua sepanjang sejarah mereka.

