kahijinews

Percepat Target, Pemkot Bandung Tetap Laksanakan Vaksinasi Saat Ramadan

Foto : Dokumen Humas Kota Bandung

BandungKahjinews – VAKSINASI Covid-19 bagi petugas pelayan publik dan Lansia di Kota Bandung terus dikebut. Bahkan, setiap hari tak kurang dari 180 fasilitas kesehatan melaksanakan vaksinasi.

Salah satunya seperti yang dilaksanakan di Klinik Prima Husada, Jalan Gatot Subroto, Kota Bandung.

Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana mengatakan, pelaksanaan vaksinasi Covid-19 dilakukan dengan kolaborasi berbagai pihak. Sehingga target pemberian vaksin bagi warga Kota Bandung bisa segera tercapai agar kekebalan kelompok segera terbentuk.

“Mudah-mudahan dengan semakin banyak fasilitas kesehatan berikut vaksinatornya, mudah-mudahan target pencapaian pelaksana vaksin di Kota Bandung semakin cepat,” tutur Yana usai meninjau pelaksanaan vaksinasi di Klinik Prima Husada, Senin (5/4/2021).

Pada hari Senin, katanya, sebanyak 50 orang Lansia akan divaksin dosis pertama. Mereka merupakan lansia yang namanya telah terdaftar di Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung.

“Data dari dinkes, vaksin dari Dinkes dan disini sebagai pelaksana dan vaksinatornya yang sudah terlatih oleh Dinkes,” ungkapnya.

Dilansir dari Humas Kota Bandung selama ketersediaan vaksin masih ada maka pada saat bulan puasa nanti Pemkot Bandung akan tetap melaksanakan penyuntikan vaksin Covid-19. Untuk itu wakil wali kota meminta bagi warga Kota Bandung yang berkesempatan mendapat jadwal vaksin bisa mengikuti, dan tidak perlu khawatir karena vaksin tidak membatalkan puasa.

Sebab, MUI telah mengeluarkan fatwa nomor 13 Tahun 2021 tentang Hukum Vaksinasi Covid-19 saat berpuasa, yang menyatakan vaksinasi Covid-19 tidak membatalkan puasa dan boleh dilakukan bagi umat Islam yang sedang berpuasa dengan memerhatikan kondisi umat Islam yang sedang menjalankan puasa.

“Insyaallah tetap berjalan selama ketersediaan vaksinnya. Kami meminta warga, toh ini juga untuk kepentingan orang banyak. Mudah-mudahan semakin mempercepat, karena secara teori vaksinasi ini harus cepat,” ungkapnya.

“Semakin banyak orang yang divaksin, katakanlah 70 persen saja itu bisa membentuk herd immunity atau kekebalan kelompok yang akan melindungi orang yang tidak bisa divaksin karena berbagai hal, seperti penyakit bawaan,” imbuhnya.

Di tempat sama, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian (P2P) Dinkes Kota Bandung, Rosye Arosdiani mengungkapkan, hingga Minggu (4 April 2021) sebanyak 74.451 orang Lansia di Kota Bandung telah menerima suntikan vaksin Covid-19.

“Lansia baru mencapai 24,36 persen dari total sasaran 305.666. Sementara petugas pelayan publik sudah 68,2 persen atau 98.497 orang dari jumlah sasaran 144.416 orang,” terangnya.

Sedangkan untuk pelaksanaan vaksinasi di bulan Ramadan, terang Rosye, secara teknis tidak ada perbedaan. Artinya, akan tetap dilaksanakan seperti vaksinasi di bulan-bulan biasanya.

“Kita tetap menjadwalkan, tidak ada pembatasan sebetulnya tapi untuk pelaksanaannya harus kita evaluasi apakah masyarakat bersedia datang,” tuturnya.

(AP).

 

 

Kolom Komentar Facebook
To Top