kahijisport

Porserosi Jabar Wacanakan TC di Bekasi

BANDUNG– Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Olahraga Sepatu Roda Seluruh Indonesia (Porserosi) Jawa Barat berencana mengungsikan latihan tim Pelatdanya yang tengah bersiap manggung di Pekan Olahraga Nasional (PON) XX/2021 di Papua.

Hal itu dikarenakan lintasan yang biasa digunakan latihan yaitu Lintasan Sepatu Roda Saparua, Bandung akan di renovasi. Sehingga para atlet sepatu roda Jabar harus melakukan latihan di luar Bandung.

“Karena lintasan sepatu roda Saparua akan direnovasi, sehingga proses latihan para atlet sendiri rencananya akan dipindah ke Kota atau Kabuapten Bekasi. Kita lihat situasi di Papua. Venue yang akan dipakai PON yang sudah mulai dibangun seperti apa. Kapan selesainya, bentuknya seperti apa, landasan seperti apa harus kita ikuti, indoor atau outdoor. Kalau lintasan beton saja tidak di cat kita latihan di Kota Bekasi, tapi kalau coran dan di cat itu ada di Kabupaten Bekasi,” kata Ketua Umum Pengprov Porserosi Jabar, Erry Sudrajat di Pajajran, Bandung, Rabu (06/01/2021).

Erry berharap pelaksanaan PON XX/2021 untuk cabor sepatu roda di gelar di luar ruangan atau outdoor. Menurutnya hal itu akan menjadi keuntungan bagi kontingen Jawa Barat mendulang pundi-pundi medali emas. Namun meski demikian, Erry mengaku belum mengetahui jenis lapangan yang dibangun Papua untuk cabor sepatu roda ini seperti apa.

“Jangan sampai latihan di outdoor pertandingannya indoor, repot kita kalau begitu. Kita juga belum tahu lintasannya hotmix, beton tanpa cat atau beton yang memakai cat khusus. Kita berharap nanti venue di sana seperti di Saparua. Lintasan itu berpengaruh sama ban. Dari jauh-jauh hari kita sudah mempersiapkan ban. Kalau venue nya tidak sesuai dengan ban kewalahan kita,” tegasnya.

Kondisi lintasan sepatu roda yang tengah di Bangun di Jayapura, Papua, dinilai akan berpengaruh terhadap program latihan dan strategi yang harus disiapkan. Ini tidak bukan untuk meraih kesempatan mendulang medali sesuai target yang dicanangkan yaitu empat medali emas.

“Target kita minimal empat emas. Tapi KONI Jabar meminta minimal sama dengan raihan emas di PON sebelumnya waktu di Jabar yaitu lima emas. Kalau kita main outdoor, kita taman. Kalau ternyata main indoor habis kita sama DKI Jakarta. Karena mereka punya fasilitas venue indoor,”jelasnya.*** (P93)

Kolom Komentar Facebook
To Top