kahijinews

Gebyar Sanitasi 2019 : Tahun 2020 Kota Bandung Targetkan 100% Bebas ODF

Foto : Dokumen Humas Kota Bandung

BandungKahijinews – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menargetkan terbebas dari Open Defecation Free (ODF) atau Buang Air Besar Sembarangan pada 2020 mendatang. Saat ini, baru mencapai mencapai 64,02 persen.
Untuk mencapai target tersebut, Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana mengaku sangat mendukung kegiatan-kegiatan untuk menyukseskan bebas ODF 100 persen di tahun 2020. Diataranya acara Seperti Gebyar Sanitasi 2019 yang digelar di GSG Unjani, Jalan Terusan Gatot Subroto, Bandung, Selasa (3/12/2019).

“Saya menyambut baik kegiatan ini dalam rangka kegiatan sanitasi total berbasis masyarakat yang diselenggarakan oleh Dinas Kesehatan. Ini merupakan upaya sosialisasi kepada seluruh komponen masyarakat dan aparat kewilayahan serta SKPD terkait dalam rangka Pembudayaan Hidup Bersih dan Sehat (PHBS),” ujar Yana di sela-sela acara.

Yana mengungkapkan, target universal acces 2019 mengharuskan Kota Bandung mencapai angka 100% untuk akses sanitasi yang layak. Artinya seluruh kepala keluarga di Kota Bandung harus memiliki akses terhadap jamban sehat dan tidak menyalurkan pembuangan kotorannya ke sungai atau hutan.

Meski pada 2019 ini belum tercapai, Yana optimis dengan semangat kolaborasi, inovasi dan gotong royong akan tercapai. “Mari kita berkomitmen untuk mencapai 100% stop buang air besar sembarangan (SBS) pada tahun 2020,” katanya.

Pemkot Bandung, lanjutnya, telah melakukan berbagai upaya seperti sosialisasi kepada aparat kewilayahan se-Kota Bandung agar berperan aktif dalam menentukan arah kebijaksanaan sanitasi di wilayahnya, melakukan pemberdayaan masyarakat supaya bisa menghentikan kebiasaan buang air besar sembarangan.

Pada acara ini, Dinkes Kota Bandung memberikan penghargaan “Piagam Pelangi” kepada sejumlah kelurahan dan kecamatan yang telah memiliki akses sanitasi yang baik.

Dari 151 kelurahan di Kota Bandung, baru 7 kelurahan yang sudah 100% bebas ODF, yaitu Kelurahan Rancanumpang (2015), Kelurahan Cihapit, Kelurahan Paledang, Kelurahan Ciateul, Kelurahan Manjahlega (2017), Kelurahan Citarum (2018), dan Kelurahan Antapani Tengah (2019).

“Alhamduliilah saat ini untuk ODF 100 persen bertambah satu kelurahan yaitu Kelurahan Antapani Tengah. Sehingga pada tahun 2019 Kota Bandung dari 151 Kelurahan telah memilihi 7 Kelurahan yang ODF 100 persen,” kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung Rita Verita.

Menurutnya, pelibatan aparat kewilayahan sangat penting. Aparat kewilayahan merupakan ujung tombak pembangunan di wilayah termasuk menjaga dan mengelola lingkungan.

“Maka dari itu, pelibatan Puskesmas, kader kesehatan, dan tokoh masyarakat menjadi penting untuk menjaga lingkungan,” katanya.

Dilansir dari Humas Kota Bandung
(AP).

Kolom Komentar Facebook
To Top