Entertainment

Seorang Remaja Tembak Kepalanya Sendiri Usai Menonton Film Joker

Foto : GameSpot

Bandung, kahijinews.com – Film Joker memang dikenal memiliki daya tarik tersendiri bagi para penontonya usai menonton film ini. Film terbaru Warner Bros memang memiliki magnet kuat yang dapat menyita minat penonton. Salah satunya dengan diiming-iming berupa storyline mengenai asal usul terciptanya sang villain yang paling misterius.

Film Joker sendiri sudah memicu kontroversi sejak belum dirilis secara global. Dikarenakan film arahan sutradara Todd Phillips memiliki konsep ‘gangguan jiwa’ yang melekat di dalamnya. Sedangkan untuk karakter Joker sangat erat dengan segala macam kegilaanya.

Todd Phillips memang sengaja mengiring rasa empati penonton dengan cara menunjukkan segala macam kepiluan hidup yang dialami oleh Arthur Fleck dengan cara yang paling umum dan juga realistik di masyarakat. Salah satunya dengan mengalami pembullyan, dipandang remeh, dan juga dihina karena berasal dari keluarga berekonomi rendah.

Film Joker yang diperankan oleh Joaquin Phoenix mengajak penonton untuk bisa memahami karakteristik sang Clown Prine of Crime yang rumit, kompleks, sehingga berakhir dengan mulai memaklumi alasan seorang Arthur Fleck, badut baik hati yang berubah menjadi pembunuh paling keji.

Namun seiring dengan pemutaran film Joker ini, rupanya menimbulkan kontroversi yang membayanginya. Hingga salah seorang remaja di Rusia yang secara mengejutkan bunuh diri dengan menembakkan kepalanya melalui siaran live setelah menonton film Joker.

Seperti yang diketahui dari Aceshowbiz pada Jumat (25/10), remaja yang diketahui bernama Gleb Korabljov (18) baru saja menyiarkan tindak bunuh dirinya pada akhir pekan lalu.

Seperti dalam video lengkapnya, Gleb dilaporkan merujuk pada salah satu adegan dalam film Joker. Dimana dalam adegan tersebut, Arthur Fleck (Joker) menodongkan pistol ke kepalanya saat ia tengah berlatih sebelum siaran langsung di televisi.

Sedangkan dalam video siaran langsung Gleb, terlihat siswa sekolah menengah tersebut memegang pistol kemudian mengarahkan pistol tersebut ke kepalanya kemudian menarik pelatuknya dan membuat dirinya tewas.

Video ini sudah di tonton oleh lebih dari 10 juta kali. Bahkan sebagian orang yang menonton video ini mengucapkan belasungkawa. Sedangkan sebagian orang juga mengatakan jika Joker tidak bisa disalahkan atas insiden yang terjadi. Dikarenakan mereka meyakini jika remaja tersebut sudah memiliki masalah mental sebelum menonton film ini.

Film Joker memiliki makna untuk menyammpaikan pesan bahwa label villain atau yang disebut superhero tergantung dari perspektif masing-masing.

(Adr)

Kolom Komentar Facebook
To Top