kahijinews

Aksi Penolakan Mitra Ojek Online Terkait Nadiem Terpilih Sebagai Menteri

Foto : geotimes

Bandung, Kahijinews.com – CEO Gojek Nadiem Makarim terpilih sebagai calon menteri setelah dipanggil oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi). Keputusan resminya akan diumumkan pada Rabu, (22/10). Hal ini menjadi pertentangan bagi seluruh pihak mitra ojek online.

“Apabila akhirnya Presiden Jokowi tetap menunjuk Nadiem sebagai salah satu menteri ya kami mungkin bisa melakukan aksi penolakan, pergerakan dari seluruh Indonesia. Pastinya yang disasar Presiden Jokowi sendiri,” ujar Ketua Presidium Nasional Gabungan Aksi Roda Dua (Garda) Igun Wicaksono kepada detikcom, Senin (21/10), dikutip dari detikFinance.

“Kita sudah peringatkan jangan tunjuk Nadiem kalau tetap menunjuk pasti akan pergerakan ojol di seluruh Indonesia, penolakan Nadiem,” jelasnya.

Igun menuturkan, saat ini dirinya sedang melakukan konsolidasi dengan seluruh mitra ojek online Indonesia terkait aksi penolakan Nadiem Makarim menjadi menteri. Igun menyatakan dirinya dan pihak mitra ojek online se-Indonesia bersedia gelar aksi penolakan kapanpun.

Igun pun menjelaskan alasan pihak ojek online akan melakukan aksi penolakan disebabkan faktor kesejahteraan.

“Jangan dilihat startup decacorn si Nadiem namun harus mengkaji, di belakang ada mitra ojol yang belum sejahtera. Bagaimana mencoba dengan kompetensinya mensejahterakan rakyat Indonesia, apabila korporasi sendiri belum bisa mensejahterakan mitranya,” pungkasnya.

(Rr)

Kolom Komentar Facebook
To Top