kahijinews

Cas Mobil Listrik Dipastikan Lebih Murah Daripada Kendaraan Konvensional

Foto : Tirtoid

Bandung, kahijinews.com – Harga pengecasan baterai kendaraan listrik di Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) dipastikan akan lebih murah dari harga bahan bakar kendaraan konvensional di SPBU.

PLN menetapkan harga ini dimulai pada tahun depan, sementara untuk tahun ini semua SPKLU yang dimiliki oleh PLN akan digunakan tanpa biaya. Untuk pembuka dan pendorong pemakaian kendaraan listrik, PLN memberikan fasilitas yang memudahkan konsumen.

Salah satu pelayanan yang diberikan adalah memberikan tarif lebih rendah pengecasan kendaraan listrik bila dilakukan pukul 22.00 hingga pukul 04.00.

M Ikhsan Asaad selaku General Manager PLN Distribusi Jakarta menjelaskan jika harga yang berlaku untuk saat ini yaitu Rpnomor 27  1.650 per 1 kWh. Tarif ini sesuai dengan Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Nomor 27 Tahun 2017 tentang biaya penyaluran listrik oleh PLN.

“Kami pakai Permen nomor 27 tahun 2017, Rp1.650 per kWh, nanti kita lihat, memberi insentif mungkin. Kami juga sedang bicarakan dengan kementerian, regulator nanti skemanya bagaimana, supaya nanti swasta tertarik membangun ini,” ucap Ikhsan di Indonesia Electric Motor Show di Jakarta, Kamis (5/9), seperti dikutip dari CNN Indonesia.

PLN juga diketahui awal bulan ini akan menawarkan SPKLU kepada pihak swasta dengan dua pilihan model kepemilikan, seperti Company Owned Company Operated dan juga Partner Owned Partner Operated (POPO).

Menurut Ikhsan, investasi kepemilikan SPKLU akan dipertimbangkan sebagai insentif tarif. Ikhsan juga mengatakan tahun ini pihaknya akan mendirikan 14 SPKLU di Jakarta yang terdiri dari 10 unit milik PLN tipe pengecasan normal, tiga fast charging, dan satu ultra fast charging.

PLN juga menawarkan biaya gratis untuk menambah daya di rumah apabila memiliki mobil listrik hingga diskon 75 persen penambahan daya jika memiliki sepeda motor listrik.

 

(Adr)

Kolom Komentar Facebook
To Top