kahijinews

Berapa Biaya Pembuatan dan Perpanjang Smart SIM?

Foto : caroline-id.com

Bandung, kahijinews.com – Polisi menyebutkan tidak ada penambahan biaya untuk pembuatan Smart SIM yang sudah ditambah teknologi baru. Smart SIM sendiri akan mulai diluncurkan pertama kali tanggal 22 September atau bertepatan dengan Hari Lalu Lintas Bhayangkara.

Pihak kepolisian pun akan mengujicoba Smart SIM selama enam bulan lalu hasil evaluasi akan dijadikan bahan pertimbangan akan dipakai seterusnya secara nasional atau tidak.

Tarif pembuatan Smart SIM tetap mengacu pada aturan lama menurut Direktur Registrasi dan Identifikasi (Regident) Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri Brigadir Jenderal Halim Pagarra. Polisi tetap menggunakan dasar Peraturan Pemerintah Nomor 60 Tahun 2016 tentang Jenis dan Tarif atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang berlaku di Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Halim juga menjelaskan pembuatan Smart SIM baru atau pun perpanjang tidak ada perubahan biaya. Peraturan pembuatan Smart SIM juga akan sama seperti sebelumnya.

Menurut peraturan berikut biaya pembuatan SIM A yaitu Rp120 ribu, SIM C yaitu Rp100 ribu, dan SIM BI Rp120 ribu. Sedangkan untuk perpanjangan SIM A sebesar Rp80 ribu, SIM C sebesar Rp75 ribu, dan SIM BI Rp80 ribu.

Nantinya Smart SIM akan dilengkapi dengan cip khusus yang berfungsi untuk merekam data pemilik SIM. Cip tersebut akan merekam data forensik kepolisian mengenai identitas dan data pelanggaran yang pernah dilakukan di jalan raya.

Smart SIM juga akan berfungsi sebagai alat pembayaran atau yang disebut uang elektronik yang dapat diisi saldo hingga Rp2 juta. Data kecelakaan lalu lintas pemegang SIM akan terkoneksi dengan IRSMS (server nasional Korlantas soal informasi kecelakaan nasional).

(Adr)

Kolom Komentar Facebook
To Top