artikel

Benarkah Obat Ranitidine Memicu Kanker? Aman Atau Nggak Ya?

Foto : hellosehatcom

kahijinews.com – Ranitidine merupakan kelompok obat histamine-2 blocker yang biasa digunakan untuk mengobati GERD (gastroesophageal reflux disease), kondisi dimana naiknya asam lambung hingga ke kerongkongan. Ranitidine bekerja dengan cara mengurangi jumlah asam yang dihasilkan lambung.

FDA baru-baru ini menemukan temuan baru. FDA menemukan ranitidine zat pemicu kanker yaitu zat NDMA (N-Nitrosodimethylamine). NDMA merupakan cairan tidak berbau yang biasanya digunakan untuk bahan bakar roket.

FDA juga menyebutkan, NDMA masuk ke dalam deretan zat yang kemungkinan bersifat karsinogenik (penyebab kanker) pada manusia. Pada bulan Juli 2019, FDA juga menarik beberapa obat yang mengandung kadar NDMA tinggi di pasaran dan tidak boleh digunakan lagi. Sebelumnya NDMA ditemukan dalam obat hipertensi dan gagal jantung.

Namun menurut hasil penelitian FDA, kandungan NDMA dalam ranitidine cukup rendah, namun hingga kini masih dilakukan penelitian lebih lanjut  untuk melihat apakah kadar rendah NDMA pada ranitidine membahayakan.

CDC juga melakukan penelitian terhadap tikus, dimana saat tikus sehat diberikan makanan atau minuman yang terkontaminasi NDMA selama beberapa minggu, terkena kanker hati dan paru, dan kerusakan hati. Menurut penelitian pada tikus, kemungkinan besar zat NDMA mempengaruhi sel tubuh yang sehat dan fungsi hati.

Bukan hanya pada tikus sehat, CDC juga melakukan penelitian pada tikus hamil dengan memberikan makanan yang mengandung NDMA dan tikus tersebut mengalami kematian.

Meskipun efek NDMA belum jelas pada manusia, namun penggunaan tikus sebagai bahan penelitian memungkinkan  adanya kesamaan efek, dikarenakan tikus diketahui memiliki karakteristik biologis, genetik, dan perilaku yang mirip dengan manusia.

Pasti Kahiji People bingung apa yang harus dilakukan jika sudah terlanjur mengonsumsi obat ini? Tenang saja, karena meskipun pemberitaan FDA ini meresahkan terutama pemilik GERD, namun hingga kini belum ada keterangan resmi dari FDA mengenai penarikan obat ini.

Hingga masih dilakukan penyelidikan mengenai kadar NDMA yang rendah pada ranitidine untuk mengetahui efek lebih jauh pada kesehatan.

Jika sudah terlanjur mengonsumsi, jangan dihentikan secara tiba-tiba ya Kahiji People, konsultasikan lebih dulu dengan dokter, agar mengetahui lebih baik terus dikonsumsi atau mungkin bisa mengganti dengan obat alternatif lain.

 

(Adr)

Kolom Komentar Facebook
To Top