kahijinews

Kontraktor Kontrak Kerja Sama Minyak dan Gas Bumi Diberi Fasilitas Perpajakan

Foto: Istimewa

Jakarta – Untuk lebih meningkatkan penemuan cadangan minyak dan gas bumi serta iklim investasi pada kegiatan usaha hulu minyak dan gas bumi, Direktorat Jenderal Pajak (DJP) memberikan fasilitas perpajakan bagi kontraktor kotrak kerja sama minyak dan bumi. Hal itu tercantum dalam Peraturan Menteri Keuangan Nomor 122/PMK.03/2019.

Fasilitas tersebut diberikan dalam bentuk pajak pertambahan nilai atau pajak pertambahan nilai dan pajak penjualan atas barang mewah (PPN/PPnBM) tidak dipungut, serta pengurangan pajak bumi dan bangungan (PBB) atas kegiatan usaha hulu minyak dan gas bumi pada tahap eksplorasi dan eksploitasi.

Fasilitas yang diberikan pada tahap eksplorasi meliputi (1) PPN/PPnBM yang terutang tidak dipungut biaya atas perolehan barang dan/atau jasa kena pajak yang digunakan atau dimanfaatkan dalam rangka operasi perminyakan, dan (2) pengurangan sebesar 100 persen dari PBB migas terutang yang tercantum dalam surat pemberitahuan pajak terutang.

Pada tahap eksploitasi, diberikan fasilitas perpajakan serupa bagi kontraktor yang tidak dapat mencapat internal rate of return serta memiliki wilayah kerja dengan kriteria tertentu seperti berlokasi di laut dalam atau merupakan pengembangan lapangan unconventional. Namun untuk PBB migas hanya mendapat pengurangan PBB atas tubuh bumi paling tinggi sebesar 100 persen.

Adapun intensif perpajakan juga diberikan dalam bentuk pengecualian dari pemotongan pajak penghasilan atas pembebanan biaya operasi fasilitas bersama oleh kontraktor dalam rangka pemanfaatan barang milik negara di bidang hulu minyak dan gas bumi, serta atas penyerahan jasa kena pajak yang timbul tidak dikenakan pajak pertambahan nilai sepanjang memenuhi kriteria tertentu.

Selain itu, pengeluaran alokasi biaya tidak langsung kantor pusat dari kontraktor yang memenuhi sejumlah syarat tertentu juga bukan merupakan objek pemotongan pajak penghasilan dan pemungtuan pajak pertambahan nilai.

DJP menyediakan layanan bagi masyarakat untuk mendapatkan informasi lain mengenai perpajakan di laman resmi www.pajak.go.id.

(Adp)   

Kolom Komentar Facebook
To Top