kahijinews

Ini Kriteria Ponsel BM yang akan Diblokir

Foto: Beritabatavia.com

Jakarta – Aturan validasi Internationan Mobile Equipment Identity (IMEI) siap ditandatangani pada 17 Agustus nanti. Hal ini disampaikan oleh Kementrian Perindustrian (Kemenperin).

“Aturan mudah-mudahan siap ditandatangani 17 Agustus,” kata Najamudin, Kepala Subdirektorat Industri Peralatan Informasi dan Komunikasi, Perkantoran, dan Elektronika Profesional Kemenperin, dikutip dari detikNews.

Najamudin memastikan pemblokiran ponsel black market (BM) akan dimulai pada saat aturan diberlakukan.

“Yang akan diblokir hanya IMEI HP baru aja yang diaktifkan dengan SIM Card lama atau baru pada saat peraturan Kominfo berlaku,” katanya.

Itu berarti, jika sesudah aturan IMEI berlaku ada yang membeli ponsel BM, handset itu akan diblokir tidak peduli apakah SIM Card yang dipakai lama atau membeli yang baru.

Sementara itu, bagi ponsel ilegal yang sudah terlanjur beredar sebelum aturan Kominfo berlaku dan sudah dipasangkan dengan SIM Card, maka perangkat tersebut dinyatakan bebas dari penonaktifan jaringan seluler.

“Kalau aturannya sudah dibagi. Kemenperin (mengeluarkan) aturan database IMEI Nasional dan Kominfo (mengeluarkan) aturan perintah blokir,” imbuhnya.

Sebelumnya, Menteri Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Rudiantara mengatakan, bahwa pada 17 Agustus itu hanya akan jadi momentum lahirnya kebijakan tersebut. Bukan berarti pada saat itu mulai diberlakukan.

“Bukan tanggal 17, momentum 17. Momentum 17 Agustus kita buat sebagai momentum kebijakan, kebijakan itu dalam peraturan menteri yang ditandatangani oleh tiga menteri,” Menkominfo beberapa waktu lalu seperti dikutip dari detikNews.

(Adp)

Kolom Komentar Facebook
To Top