kahijinews

BPPD Kota Bandung Gelar Sosialisasi Pajak Daerah dan Peringati HUT Kemerdekaan Indonesia ke-74

Foto: Dicky Marteen/Kahijinews

Bandung, kahijinews.com – Untuk ke tiga kalinya Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah (BPPD) Kota Bandung menggelar kegiatan sosialisasi pajak daerah, Minggu (25/8/2019). Gelaran yang dilangsungkan di Lapangan Cicendo, Kota Bandung ini dibarengi dengan peringatan HUT Kemerdekaan Indonesia ke-74.

Kegiatan diawali dengan senam sehat yang diikuti oleh ratusan masyarakat. Acara semakin meriah dengan disuguhkannya hiburan musik dan pembagian undian doorprize. Tak hanya itu, bertepatan dengan Hari Kemerdekaan Indonesia, masyarakat antusias mengikuti berbagai lomba 17 Agustus-an yang dihadirkan.

Foto: Arf/Kahijinews

Pada sosialisasi pajak daerah ini, Kepala BPPD Kota Bandung Ir. H. Arif Prasetya S., MM mengatakan pada bulan Agustus ini penerimaan pajak di Kota Bandung sudah mencapai Rp 1, 4 triliun dari yang ditargetkan sebesar Rp 2, 43 triliun untuk satu tahun berjalan.

“(Penerimaan pajak) Di bulan Agustus ini sesuai dengan event sangat bagus, sampai bulan ini sudah mencapai Rp 1,4 triliun. Sedangkan target setahun berjalan ini Rp 2,43 triliun. Tapi di ABT (Anggara Belanja Tahunan) ini ditambah lagi jadi Rp 2,56 triliun. Mudah-mudahan bisa tercapai,” ujar Arief saat diwawancara Kahijinews.

“Sosialisasi ini juga kita sampaikan, selain PBB dan Pajak Kendaraan Bermotor, juga yang mengena langsung dengan masyarakat yaitu rumah kost dan catering. Kita gali lagi karena memang saya akui, (penerimaan pajak) rumah kost dan catering ini belum meningkat secara signifikan atau melonjak, mudah-mudahan dengan sosialisasi ini bisa lebih lagi,” lanjutnya.

Ia berharap, kedepannya masyarakat dapat lebih mudah lagi dalam membayar pajak dan kesadaran masyarakat dalam membayar pajak dapat lebih meningkat lagi.

Untuk memfasilitasi pembayaran pajak, BPPD bekerjasama dengan Bank bjb. Pimpinan Cabang Bank bjb Taman Sari Andi Rahman mengatakan, Bank bjb adalah bank permohonan daerah Jawa Barat khususnya sebagai pengelola keuangan daerah Kota Bandung. Dalam hal itu, kas daerah termasuk penerimaan seluruh mata pajak yang terkonsentrasi pengelolaannya oleh BPPD itu melalui Bank bjb.

“Seluruh mata pajak yang dikelola oleh BPPD itu penerimaannya melalui Bank bjb,” kata Andi.

Andi menuturkan dalam hal kemudahan kepada wajib pajak, kerjasama juga dijalin dengan beberapa vendor, seperti Tokopedia, PT Pos, Indomaret, dan yang terbaru dengan Bukalapak.

“Kedepan juga mungkin kita akan perluas lagi delivery channel kita, selain memang yang pastinya melalui jaringan kantor Bank bjb baik di level kantor kas, di KCP maupun di ATM-ATM kita,” lanjutnya.

Dengan hal itu, menurutnya tidak akan ada lagi alasan untuk sulit dalam membayar pajak karenasemuanya sudah sangat dipermudah, hanya tinggal menuntut kesadaran dari wajib pajak untuk melaksanakan kewajibannya.

(Adp)

Kolom Komentar Facebook
To Top