artikel

Benarkah Menaruh Sendok di Dalam Gelas Dapat Mendeteksi Gempa?

Foto : Farih Maulana/detikcom

Pasca gempa magnitudo 6,9 mengguncang Banten, beredar pesan berantai atau yang sering disebut broadcast yaitu menyimpan sendok dalam gelas untuk mengetahui guncangan gempa.

Tapi tahu ngga sih Kahiji People? Bahwa aksi tersebut merupakan aksi biasa yang tidak ada penjelasan ilmiahnya lho. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memberikan penjelasan terkait broadcast tersebut.

Rahmat Triyono selaku Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG menilai maksud orang menyimpan sendok dalam gelas hanya untuk terdengar bunyi saat terjadi gempa ketika sedang terlelap.

“Ya kalau gempa kuat kan nggak perlu ditaruh sendok juga pasti terasa, itu mungkin kan banyak hal naruh kaleng di atas hampir jatuh itu kan, ditaruh ada dudukan yang sangat kecil sehingga kalau ada guncangan sedikit saja jatuh, sehingga berbunyi. Maksudnya orang itu bangun, itu kan maksudnya ke arah sana, tapi kalau guncangannya kuat kan pasti orang merasakan tanpa perlu itu,” seperti yang Rahmat jelaskan.

Rahmat juga menjelaskan banyak inisiatif warga untuk mendeteksi gempa, namun guncangan gempa yang kuat akan tetap terasa meskipun tanpa peralatan apapun.

“Iya itu kan maksudnya sekiranya orang tertidur dengan peralatan yang bisa diguncang terus berbunyi, biar kaget terus bangun. Terus melakukan evakuasi gitu kan. Hanya fungsinya untuk membangun,” imbuhnya.

(Adr)

Kolom Komentar Facebook
To Top