artikel

Makanan Inovatif Terbuat Dari Listrik, Air, dan Udara

Foto : cnnindonesia.com

Jakarta – Solar Foods, perusahaan asal Finlandia yang menciptakan inovasi baru dengan menciptakan makanan yang terbuat dari listrik, air dan udara yang tinggi protein bernama Solein.

Dilansir dari CNN Indonesia, makanan inovasi ini disebut sebagai protein yang paling ramah lingkungan di dunia. Solein dibuat melalui proses ramah lingkungan tanpa memerlukan pertanian dan akuakultur. Solein dijuluki ‘makanan ajaib’ karena proses pembuatannya yang murni dan kandungan protein murni yang terdapat di dalamnya.

“Ini adalah jenis makanan yang benar-benar baru, jenis protein baru, berbeda dengan semua makanan yang ada di pasaran saat ini,” kata CEO Solar Foods, Pasi Vainikka, dikutip CCN Indonesia berdasarkan The Guardian.

Proses pembuatan solein hanya membutuhkan tiga energi yaitu energi listrik, air, dan udara.

Solein kering mirip dan terasa seperti tepung gandum memiliki kandungan protein yang besar yaitu sebesar 50 persen. Kandungan ini dapat membuat Solein digunakan dalam semua jenis diet dan dapat dibentuk untuk memberikan tekstur.

Solar Food juga mendeskripsikan kandungan solein di laman resminya, solein mengandung semua asam amino esensial, karena diproduksi menggunakan karbon dioksida dan listrik, solein tidak membutuhkan lahan jumlah besar.

Proses pembuatan solein 10 kali lebih hemat energi per hektar daripada proses fotosintesis pada tumbuhan. Proses ini juga 10 hingga 100 kali lebih ramah lingkungan dalam penggunaan air daripada produksi makanan hewani dan nabati.

Solein diharapkan akan menjadi makanan alternatif bagi manusia sehingga tidak perlu mengandalkan tanaman dan hewan untuk makan.

Solar Foods berencana akan meluncurkan pabrik solein pertama tahun 2021 dan bahkan memasang target memproduksi dua miliar solein pada 2022.

(Adr/Rr)

Kolom Komentar Facebook
To Top