artikel

Bukan Hanya Pemalas, Gamers Pun Memiliki Beberapa Keuntungan

Foto : ikons.id

Bandung – Hobi bermain video game bukan hal yang aneh di jaman milenial seperti sekarang. Hobi bermain video game pun banyak dikaitkan dengan orang pemalas.

Saat ini bermain video game tidak hanya berkaitan dengan orang-orang pemalas. Jaman sekarang sudah banyak perlombaan dunia mengenai video game. Para gamers pun sudah banyak yang menjadikan bermain video game sebagai profesi.

Seperti dilansir dari CNN Indonesia menurut Science Alert, ada enam keuntungan bagi seseorang yang gemar bermain video game.

Video game 3D dapat meningkatkan kapasitas otak. Seperti penelitian yang dilakukan di University of California pada tahun 2015 yang melibatkan 69 partisipan.

“Lingkungan virtual 3D memberikan pengalamandan memperkaya pemainnya, selama sepuluh tahun terakhir game 3D mampu menstimulasi otak,” tulis peneliti di The Jourbal of Neuroscience.

Video game juga bisa mengurangi rasa sakit seperti tinjauan literatur tahun 2012 yang diterbitkan dalam American Journal of Preventive Medicine, dalam 38 penelitian menggunakan terapi video game diketahui mampu menghilangkan rasa sakit. Bahkan 195 terapi psikologis dan fisik mengaku rasa sakit yang dirasakan berkuran usai terapi video game.

Game action dapat membantu anak-anak meningkatkan kemampuan membaca dan menulis di rentan usia 7 hingga 13 tahun.

Salah satu game legendaris ‘tetris’ pun dapat mengurangi trauma prikologis. Sekitar 37 pasien di tahun 2016 di sebuah rumah sakit di Oxford, Inggris dirawat karena kecelakaan lalu lintas. Dan berhasil mengurangi trauma psikologis yang di alaminya.

Dikutip dari CNN Indonesia, di tahun 2013 tim peneliti melakukan sebuah studi yang melibatkan lima kelompok bukan gamer dan meminta mereka memainkan game ponsel satu jam sehari selama empat pekan. Hasilnya, mereka yang aktif bermain Xbox dan PlayStation memiliki tingkat kognisi yang lebih baik. Tidak terbatas pada jenis game tertentu, fungsi berpikir peserta tercatat mengalami peningkatan.

Peneliti Institut Max Planck di Jerman menemukan game Super Mario 64 mampu meningkatkan ukuran daerah otak, khususnya yang berkaitan dengan kecerdasan spasial, pembentukan memori, perencanaan strategis, dan keterampilan motorik halus.

(Adr)

Kolom Komentar Facebook
To Top