artikel

Sosok Inilah Penemu Jam Tangan dengan Alat Penggerak Mekanik!

Foto : Istimewa

Tahukah Kahiji People, bagaimana manusia pada Zaman dahulu mengetahui waktu? Dari masa ke masa alat penunjuk waktu/jam telah mengalami perkembangan yang begitu pesat. Saat ini alat penunjuk waktu telah memiliki berbagai bentuk dengan macam-macam merk ternama. Jenis jam tangan adalah yang paling kita kenal. Sebelum tahu penemunya, mari simak sejarah dan perkembangannya!

Sejarah dan Perkembangan Jam di Dunia

Kata ‘jam’ telah digunakan pada abad ke-14, berasal dari Bahasa latin yaitu ‘clocca’. Menurut catatan sejarah, jam matahari (Sundial) merupakan jam tertua dalam peradaban manusia. Seorang ahli Astronomi muslim bernama Ibnu Al-Shatir menciptakannya sekitar 3.500 Tahun sebelum Masehi. Cara kerja jam ini memanfaatkan bayangan yang menimpa permukaan datar berdasarkan letak matahari. Ibnu Al-Shatir membagi waktu dalam sehari dengan 12 jam. Pada musim dingin waktu pendek dan pada musim panas waktu lebih panjang.

Sementara itu sekitar 5.000-6.000 tahun yang lalu, obelisk digunakan oleh orang Mesir untuk mengukur waktu dan membuat kalender. Hingga tahun 1.400 sebelum Masehi, mereka menggunakan jam air yang diberinama Clepsydra. Jam air yang paling canggih diketahui ditemukan pertama kali di zaman kejayaan Islam yang dibuat oleh Al-Jaziri yang berbentuk gajah dan dapat menghasilkan suara ditiap jam. Al-Jaziri juga membuat jam Astronomi terbesar disebut Castle Clock dan diakui menjadi analog komputer terprogram pertama. Sejak saat itu bermunculan banyak jenis jam, salah satunya jam pasir.

Bagaimana untuk jam dengan alat penggerak mekanik yang paling dikenal pada masa ini?

Jam dengan alat penggerak mekanik pertama kali ditemukan dan digunakan di biara-biara sebagai alat panggil bagi para biarawan dan biarawati untuk berdoa agar dapat dibunyikan tepat pada waktunya.

Penemunya adalah Peter Henlein, seorang pria yang berasal dari Nuremberg, Jerman yang lahir pada tahun 1485. Pada awalnya dia berprofesi sebagai tukang kunci di sebuah tempat pengrajin benda unik. Saat itu Peter Henlein mencoba memanfaatkan peralatan yang ada untuk membuat jam. Dia membuat jam hias portable dengan wadah yang mudah dibawa-bawa atau dikenal sebagai jam saku. Jam tersebut juga bisa dipakai sebagai liontin karena ukurannya yang kecil.

Jam buatannya yang terkenal adalah Taschenuhr, jam dalam bentuk wadah kecil yang terbuat dari logam mulia. Tentu saja jam tersebut masih langka dan mahal  pada masanya, karena hanya dapat dipakai oleh para bangsawan atau menjadi hadiah untuk orang-orang penting.

Semenjak itu Taschenuhr yang diciptakan Peter Henlein diakui menjadi cikal bakal dikembangkannya jam portable yang sekarang kita sebut jam tangan. Dengan berbagai model seperti digital dan analog serta berbagai fungsi sesuai kebutuhan pengguna.

Peter Henlein menghembuskan napas terakhirnya pada Agustus 1542. Untuk menghormati jasanya, dibangun sebuah monumen dirinya memegang jam saku Taschenuhr di wilayah Nuremberg, Jerman.

(Adp)

Kolom Komentar Facebook
To Top